Analisis Kesesuaian Jalur Pejalan Kaki Untuk Penyandang Disabilitas Di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Padang

Authors

  • Niko Budiantoni Universitas Negeri Padang
  • Fithriyah Patriotika Departemen Teknik Sipil FT UNP

DOI:

https://doi.org/10.24036/7etabw84

Keywords:

Jalur pejalan kaki, Disabilitas , Pedestrian

Abstract

Pembangunan infrastruktur perkotaan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, termasuk bagi pejalan kaki. Jalur pejalan kaki atau trotoar merupakan salah satu elemen vital dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kesesuaian jalur pejalan kaki di Universitas Negeri Padang dan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas jalur pejalan kaki agar lebiih aksesibel dan ramah bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif, data yang diperoleh berupa hasil pengukuran fisik fasilitas pejalan kaki yang dinyatakan dalam satuan numerik (cm,%, derajat, dan sebagainya), kemudian dikonversi ke dalam sistem skoring untuk analisis secara terukur. Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki no 07/P/RM/2023 sebagai standar teknis yang menjadi dasar penilaian kesesuaian. Setiap indikator diukur secara langsung di lapangan, kemudian dibandingkan dengan standar yang tercantum dalam pedoman, hasil pengukuran selanjutnya dikonversi kedalam sistem skoring dengan rentang nilai 0-2, skor dari setiap indikator kemudian diakumulasi  untuk memperoleh nilai Indeks Kesesuaian Segmen(IKS). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan tingkat kesesuaian yang signifikan antar kelompok pengguna. Kelompok lansia memiliki tingkat kesesuaian terendah (60% tidak sesuai), diikuti oleh kelompok tunanetra (43% tidak sesuai) dan pengguna kursi roda (33% tidak sesuai). Rendahnya angka kesesuaian ini secara teknis disebabkan oleh banyaknya temuan hambatan fisik (seperti kolom, besi, dan tiang) di tengah jalur, serta kondisi geometri jalan yang tidak standar. Misalnya, kemiringan ramp yang ditemukan mencapai 17% hingga 24% , jauh melebihi ambang batas ideal maksimal 8 % yang disyaratkan untuk keamanan. Kesimpulan menunjukkan bahwa jalur pejalan kaki di lingkungan kampus Universitas Negeri Padang (UNP) secara keseluruhan memiliki tingkat kesesuaian yang bervariasi namun masih didominasi oleh kategori Tidak Sesuai.

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Analisis Kesesuaian Jalur Pejalan Kaki Untuk Penyandang Disabilitas Di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Padang. (2026). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(2), 142-149. https://doi.org/10.24036/7etabw84