STUDI LITERATUR : RANCANGAN JALUR PEDESTRIAN BERBASIS EVAKUASI BERDASARKAN PARAMETER WALKING PATH MODA CONFLICT DAN AVAILABILITY OF WALKING PATH

Authors

  • Nova Riza.a FT UNP
  • Fitra Rifwan

DOI:

https://doi.org/10.24036/asce.v6i2.126183

Keywords:

Jalur pedestrian, evakuasi tsunami, walking path moda conflict, availability of walking path, Universitas Negeri Padang

Abstract

Universitas Negeri Padang termasuk dalam kawasan rawan tsunami yang membutuhkan jalur evakuasi darurat yang aman dan layak digunakan. Salah satu elemen penting dalam mendukung proses evakuasi adalah ketersediaan jalur pedestrian yang memenuhi standar teknis, baik dari aspek kenyamanan sehari-hari maupun kesiapsiagaan terhadap bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep rancangan jalur pedestrian berbasis evakuasi berdasarkan parameter Walking Path Moda Conflict dan Availability of Walking Path. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mengacu pada regulasi nasional seperti Pedoman No. 07/P/BM/2023 dan No. 10/P/BM/2023 serta referensi dari studi terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat sembilan sub-kriteria utama yang harus diperhatikan dalam merancang jalur pedestrian untuk evakuasi, yaitu jalur khusus pedestrian, manajemen evakuasi, prioritas disabilitas, lebar jalur, permukaan lintasan, material perkerasan, tinggi jalur, drainase, dan konektivitas ke shelter. Temuan ini menjadi landasan konseptual dalam merancang jalur pedestrian yang responsif terhadap kondisi eksisting dan mendukung efektivitas evakuasi saat bencana terjadi.

References

Agenta, V. M., Rifwan, F., Yosritzal, Y., Purnawan, P., & Yossyafra, Y. (2024). The Sub-Criteria for Evacuation-Based Pedestrian Route Design Parameters. INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 23(3), 167–174. https://doi.org/10.24036/invotek.v23i3.1128

Badan Standardisasi Nasional. (1991). SNI 03-2443-1991: Spesifikasi trotoar. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 7743:2011: Rambu evakuasi tsunami. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Badan Standardisasi Nasional. (2015). SNI 8160-2015: Spesifikasi blok pemandu pada jalur pejalan kaki. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Fathianpour, A., Evans, B., Jelodar, M. B., & Wilkinson, S. (2023). Tsunami evacuation modelling via micro-simulation model. Progress in Disaster Science, 17. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2023.100277

Gota, S., Fabian, H. G., Mejia, A. A., & Punte, S. S. (2009). Walkability surveys in asian cities. Clean Air Initiative for Asia Cities (CAI-Asia) Center. http://www.urbanindia.nic.in/programme/ut/final_Report.pdf

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Pedoman No. 07/P/BM/2023 tentang perencanaan teknis fasilitas pejalan kaki. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Pedoman No. 10/P/BM/2023 tentang perencanaan jalur evakuasi bencana alam tsunami. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Rifwan, F., Yosritzal, Purnawan, & Yossyafra. (2023). Developing pedestrian evacuation path parameters based on the requirements of Indonesia National Agency of Disaster Management and the Indicators of the Global Walkability. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1173(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1173/1/012047

Saleh, D. F. M., Baeda, A. Y., & Rahman, S. (2022). Skema Mitigasi Tsunami Mendatang di Pelabuhan Garongkong, Barru, Sulawesi Selatan. Jurnal riset & teknologi terapan kemaritiman, 1(2), 42.

Virtriana, R., Harto, A. B., Rohayani, P., Anggraini, T. S., & Ihsan, K. T. N. (2023). The Impact of Environmental, Social, and Economic Factors Due to Anak Krakatau Volcano Tsunami Using Remote Sensing Technology. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1245(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1245/1/012008

Downloads

Published

2025-06-04

How to Cite

STUDI LITERATUR : RANCANGAN JALUR PEDESTRIAN BERBASIS EVAKUASI BERDASARKAN PARAMETER WALKING PATH MODA CONFLICT DAN AVAILABILITY OF WALKING PATH. (2025). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 6(2), 192-195. https://doi.org/10.24036/asce.v6i2.126183