SOSIALISASI DAN APLIKASI BIOPORI UNTUK PENINGKATAN KEWASPADAAN DINI TERHADAP BENCANA BANJIR DI SDN 19 TANAH GARAM KOTA SOLOK

Authors

  • Syahril Rahmat Departemen Teknik Sipil FT UNP
  • Yuwalitas Gusmareta Departemen Teknik Sipil FT UNP
  • Agri Americo Agamuddin Departemen Teknik Sipil FT UNP

DOI:

https://doi.org/10.24036/mb7e1n08

Keywords:

Biopori, Mitigasi Bencana , SDN 19 Tanah Garam, Banjir, Kewaspadaan Dini

Abstract

Kota Solok merupakan salah satu wilayah di Sumatera Barat yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir, terutama saat curah hujan meningkat pada musim penghujan. SDN 19 Tanah Garam menjadi salah satu sekolah yang terdampak secara langsung karena lokasinya yang berdekatan dengan aliran sungai besar dan anak sungai kecil. Kondisi tersebut menjadikan sekolah ini sebagai lokasi strategis untuk penerapan program pengabdian kepada masyarakat berbasis mitigasi bencana banjir. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dosen dan mahasiswa Departemen Teknik Sipil Universitas Negeri Padang berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam kegiatan “Sosialisasi dan Aplikasi Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB)”. Teknologi ini dipilih karena merupakan solusi sederhana, murah, dan ramah lingkungan yang berfungsi untuk meningkatkan daya serap air hujan ke dalam tanah, mengurangi genangan, serta membantu pengolahan sampah organik menjadi kompos. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi interaktif mengenai konsep biopori dan dampaknya terhadap pengurangan risiko banjir, pelatihan langsung pembuatan biopori di lingkungan sekolah, serta evaluasi melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa terhadap literasi bencana. Sebanyak 128 siswa menjadi responden utama yang dinilai pada empat aspek: pengetahuan penyebab banjir, tindakan pencegahan, kesiapsiagaan saat banjir, dan tindakan pasca banjir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek pengetahuan siswa, dengan rata-rata di atas 85%. Pengetahuan penyebab banjir mencapai 89,31%, tindakan pencegahan 86,73%, kesiapsiagaan 88,61%, dan tindakan pasca banjir 85,35%. Hasil tersebut menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan aplikasi biopori tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, tetapi juga menumbuhkan perilaku tanggap terhadap risiko bencana. Dengan penerapan teknologi biopori, SDN 19 Tanah Garam berhasil mengintegrasikan aspek pendidikan lingkungan dengan praktik nyata mitigasi bencana. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan sekolah sadar bencana di Kota Solok serta memperkuat peran pendidikan dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pengelolaan air, kebersihan lingkungan, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

References

Hayati SN, Mindiharto S. Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pemanfaatan lubang resapan biopori di Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. J Public Health Sci Res (JPHSR). 2022;2(1):55–64.

Iqbal GT, Lesmana RY. Lubang resapan biopori sebagai upaya pencegahan bencana banjir di Kota Palangka Raya. J Pendidikan MIPA. 2023;13(1):134–9. doi:10.37630/jpm.v13i1.790.

Sunaryono, Diantoro M, Susanto H, Taufiq A, Najmi I, Chusna NM, et al. Pemanfaatan teknologi lubang resapan biopori-smart light untuk meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat urban farming Kota Malang. J Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara. 2023;4(4):3627–34.

Tawaqal GI, Lesmana RY. Lubang resapan biopori sebagai upaya pencegahan bencana banjir di Kota Palangka Raya. J Pendidikan MIPA. 2023;13(1):134–9. doi:10.37630/jpm.v13i1.790.

Sunaryono, Diantoro M, Susanto H, Taufiq A, Najmi I, Chusna NM, et al. Pemanfaatan teknologi lubang resapan biopori-smart light untuk meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat urban farming Kota Malang. J Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara. 2023;4(4):3627–34.

Hayati SN, Mindiharto S. Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan pemanfaatan lubang resapan biopori di Kelurahan Banyu Urip Kecamatan Sawahan Kota Surabaya. J Public Health Sci Res (JPHSR). 2022;2(1):55–64.

Iqbal GT, Lesmana RY. Lubang resapan biopori sebagai upaya pencegahan bencana banjir di Kota Palangka Raya. J Pendidikan MIPA. 2023;13(1):134–9. doi:10.37630/jpm.v13i1.790.

Nurdin M, Pratama AR. Penerapan biopori sebagai teknologi tepat guna dalam mengatasi genangan air di lingkungan sekolah dasar. J Teknologi dan Pendidikan Lingkungan. 2021;3(1):45–52.

Sutrisno A, Yulianto E. Edukasi mitigasi bencana berbasis sekolah melalui penerapan biopori di daerah rawan banjir. J Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (JPMB). 2023;2(3):210–7.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Panduan Teknis Lubang Resapan Biopori untuk Pengelolaan Air dan Sampah Organik. Jakarta: Direktorat Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan; 2023.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

SOSIALISASI DAN APLIKASI BIOPORI UNTUK PENINGKATAN KEWASPADAAN DINI TERHADAP BENCANA BANJIR DI SDN 19 TANAH GARAM KOTA SOLOK. (2025). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 6(4), 595-600. https://doi.org/10.24036/mb7e1n08