Evaluasi Hasil Kapasitas Dukung Bored Pile Metode Static Load Test (SLT) Menggunakan Metode Skempton

Authors

  • Rihadhatul Aisya Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
  • Syahril Rahmat Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/epgkgc74

Keywords:

Bored Pile , Kapasitas Dukung Ultimit, Static Load Test, Metode Skempton

Abstract

Fondasi adalah elemen konstruksi yang mentransfer beban dari struktur atas(upper structure) ke lapisan tanah penahan beban (bearing layer), sehingga penentuan kapasitas dukung ultimit fondasi merupakan salah satu aspek penting dalam perencanaan fondasi untuk menjamin keamanan dan kinerja struktur. Kapasitas dukung dapat ditentukan melalui metode teoritis maupun pengujian lapangan. Salah satu metode teoritis yang umum digunakan adalah metode Skempton yang didasarkan pada hasil tahanan ujung dan selimut bored pile, sedangkan Static Load Test (SLT) merupakan metode pengujian lapangan yang mampu menggambarkan perilaku aktual fondasi terhadap pembebanan sesuai standar ASTM D1143-07. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kapasitas dukung ultimit fondasi bored pile yang diperoleh menggunakan metode Skempton dengan hasil Static Load Test pada proyek Pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik I. Data yang digunakan meliputi data penyelidikan tanah berupa Standard Penetration Test (SPT), data dimensi fondasi bored pile, serta data hasil pengujian Static Load Test. Perhitungan kapasitas dukung ultimit dilakukan menggunakan metode Skempton, sedangkan kapasitas dukung lapangan diperoleh melalui interpretasi kurva hubungan beban dan penurunan hasil Static Load Test yang diinterpretasikan menggunakan metode Mazurkiewicz. Selanjutnya dilakukan analisis perbandingan berdasarkan nilai kapasitas dukung ultimit dan persentase deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Skempton menghasilkan kapasitas dukung ultimit sebesar 25.073,13 kN, sedangkan hasil Static Load Test sebesar 18.148,5 kN dengan nilai deviasi sebesar 38,16 %. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh karakteristik metode perhitungan yang digunakan dan kondisi aktual lapangan yang kompleks. Temuan ini menunjukkan bahwa verifikasi lapangan sangat penting untuk memastikan keamanan dan keandalan struktur fondasi, terutama pada kondisi tanah yang berbeda dan heterogen.

Downloads

Published

2026-07-21

How to Cite

Evaluasi Hasil Kapasitas Dukung Bored Pile Metode Static Load Test (SLT) Menggunakan Metode Skempton. (2026). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(3), 189-197. https://doi.org/10.24036/epgkgc74