Analisis Daya Dukung Dan Sifat Fisik Tanah Sebagai Penyebab Kerusakan Pada Jalan Padang Solok Baru, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

Authors

  • Farhan alghaffar Riyadi Departemen Teknik Sipil FT UNP
  • Nidal Zuwida Departemen Teknik Sipil FT UNP

DOI:

https://doi.org/10.24036/pwmxjj49

Keywords:

daya dukung tanah, Dynamic Cone Penetrometer (DCP), California Bearing Ration (CBR)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerusakan perkerasan jalan berupa penurunan (settlement) dan gelombang (undulation) pada ruas Jalan Padang–Solok Baru, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, yang diduga disebabkan oleh rendahnya daya dukung tanah dasar (subgrade). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik tanah, nilai daya dukung tanah berdasarkan California Bearing Ratio (CBR), serta hubungan keduanya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengujian lapangan dilakukan menggunakan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk memperoleh nilai CBR, sedangkan pengujian laboratorium meliputi kadar air, batas Atterberg, berat jenis, analisis saringan, berat isi tanah, dan hidrometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR tanah dasar pada lokasi penelitian berkisar antara 2,97% hingga 6,64%. Sebagian besar nilai CBR berada di bawah standar minimum 6%, yaitu pada titik STA 0+000 sebesar 4,25%, STA 0+012 sebesar 2,98%, STA 0+060 sebesar 3,28%, dan STA 0+070 sebesar 2,97%, sedangkan pada STA 0+036 sebesar 6,64% dan STA 0+048 sebesar 6,09% telah memenuhi standar minimum. Hasil pengujian sifat fisik tanah menunjukkan kadar air berkisar antara 34,33% hingga 51,55% dengan indeks plastisitas berkisar antara 8,49% hingga 9,21% yang termasuk kategori plastisitas sedang. Kesimpulan menunjukkan bahwa kerusakan jalan dipengaruhi oleh rendahnya daya dukung tanah, tingginya kadar air, serta kondisi drainase yang kurang baik.

References

Anonim. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. https://peraturan.bpk.go.id/Details/40785/uu-no-38-tahun-2004.

Afrizal (2021). Dampak Alih Fungsi Lahan Sawah Terhadap Ketahanan Pangan di Kota Padang.

Akbar, Said Jalalul. (2013). Kajian Pengaruh Nilai CBR Subgrade Terhadap tebal Perkerasan Jalan (Studi Komparasi CBR Kecamatan Nisan Antara, Kecamatan Sawang dan Kecamatan Kuta Makmur). Teras Jurnal.

Bowles, J. E. (1988). Foundation analysis and design (4th ed.). McGraw-Hill.

Budhu, M. (2000). Soil mechanics and foundations. John Wiley & Sons.

Climate Study (2021). Impacts of Land Cover Change on Climate Trend in Padang.

Das, B. M. (1995). Principles of geotechnical engineering (Terj. Mekanika tanah). Jakarta: Erlangga.

Fauizek, F., Rahmawati, R., & Mulyono, S. (Eds.). (2018). Dasar-dasar ilmu tanah. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Gunawan, dkk. (2021). Korelasi Nilai CBR Laboratorium dan Nilai Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Pada Tanah. Jurnal Rekayasa Sipil Universitas Lampung.

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah 1, Cetakan 1-Edisi 3. Gadjah Mada University Press.

Ichwan. (2010, Januari). Kondisi tanah di Pulau Sumatera. Blog One-Geo. https://onegeo.blogspot.com/2010/01/kondisi-tanah-pulau-sumatera.html

Latif, D. O., & Supriyono. (2021). Buku praktik Mekanika Tanah. Yogyakarta: UGMPress.https://books.google.com/books/about/Praktikum_mekanika_tanah.html?id=PXEyEAAAQBAJ

Muntaha, M., Syarifuddin, & Arifin, H. (2012). Ilmu tanah. Jakarta: Rajawali Pers.

Niko, dkk. (2023). Analisis Dampak Perubahan Penggunaan Lahan terhadap Debit Limpasan Permukaan. (Jurnal Pendidikan Tambusai).

Jurnal Buana UNP (2022). Studi Perubahan Lahan dan Sistem Drainase Kota Padang.

Journal System.Kementerian Pekerjaan Umum RI. (2010). Pedoman Cara Uji CBR dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) (Surat Edaran Menteri PU No. 04/SE/M/2010). Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.

Rahmawati, Rima., & Maruman, Azahri. (2024). Studi Analisis Kinerja Jalan Raya Akibat Beban Lalu Lintas dan Faktor Lingkungan. Jurnal Teknik Sipil UBL (vol. 15, no. 2).

Rizki (2020). Analisis Spasial Perubahan Lahan Pertanian ke Non-Pertanian.

Sriharyani, L., Prasetyo, T., & Anwar, M. (2016). Ilmu tanah dasar. Semarang: UNDIP Press.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirman, S. (1999). Perkerasan lentur jalan raya. Jakarta: Nova.

Wesley, L. D. (2010). Mekanika tanah untuk endapan dan tanah lunak. Yogyakarta: Andi.

Badan Standardisasi Nasional. (2008a). SNI 1965:2008 – Cara uji kadar air tanah dan batuan di laboratorium. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008b). SNI 1967:2008 – Cara uji batas cair tanah. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008c). SNI 1966:2008 – Cara uji batas plastis dan indeks plastisitas tanah. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008d). SNI 1964:2008 – Cara uji berat jenis tanah. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2008e). SNI 3423:2008 – Metode pengujian analisis saringan. Jakarta: BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (1994). SNI 03-3637-1994 – Metode uji berat isi tanah berbutir halus. Jakarta: BSN.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2010). Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 04/SE/M/2010 tentang pedoman uji CBR dengan DCP. Jakarta: Kementerian PUPR. https://binamarga.pu.go.id/uploads/files/1034/manual-petunjuk-teknis-pengujian-tanah.pdf

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Analisis Daya Dukung Dan Sifat Fisik Tanah Sebagai Penyebab Kerusakan Pada Jalan Padang Solok Baru, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (2026). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(3), 372-379. https://doi.org/10.24036/pwmxjj49