Rancang Bangun Alat Penjernih Air Portable Berbasis Filtrasi Bertingkat untuk Kondisi Darurat Banjir Bandang Di Sumatera Barat

Authors

  • Fani Iflahdini Departemen Teknik Sipil FT UNP
  • Yaumal Arbi Departemen Teknik Sipil FT UNP

DOI:

https://doi.org/10.24036/6xt0k356

Keywords:

Filtrasi Bertingkat, Penjernih Air Portable, Analisis Hidrolik, Kualitas Air. , Air Bersih Darurat

Abstract

Penelitian ini merancang, membangun, dan mengevaluasi alat penjernih air portable berbasis filtrasi bertingkat untuk mendukung penyediaan air bersih pada keadaan darurat banjir bandang. Penelitian dilakukan melalui eksperimen kuantitatif menggunakan air permukaan dari Batang Kuranji, Kota Padang. Sistem yang dikembangkan terdiri atas pompa listrik, tabung FRP berisi pasir silika dan media mangan, karbon aktif, filter housing, membran ultrafiltrasi, unit ultraviolet, serta desinfeksi akhir. Kinerja alat dievaluasi meliputi analisis struktur rangka menggunakan SAP2000, perhitungan debit, kecepatan, kehilangan energi, total dynamic head (TDH), hydraulic retention time (HRT), serta pengujian pH, total dissolved solids (TDS), dan kekeruhan sebelum dan sesudah pengolahan. Prototipe berukuran 100,33 cm × 69,85 cm × 146,05 cm menghasilkan debit rata-rata 972 L/jam, total dynamic head 2,7425 m, dan waktu tinggal hidrolik teoretis 2,10 menit. Pada kondisi pengujian, kekeruhan turun dari 179 NTU menjadi 24 NTU dengan efisiensi 86,59%, sedangkan TDS menurun dari 167 mg/L menjadi 147 mg/L dengan efisiensi 11,98%. Nilai pH berubah dari 6,81 menjadi 6,99. Secara teoretis, debit rata-rata mampu menghasilkan 1500 L dalam 1,54 jam untuk kebutuhan 100 orang. Hasil penelitian dari nilai Ph, TDS, dan kekeruhan dapat memenuhi nilai acuan Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023 untuk keperluan higiene sanitasi. Meskipun demikian, air hasil pengolahan belum dapat dinyatakan aman diminum karena parameter mikrobiologi, logam berat, dan parameter kimia lain belum diuji.

 

References

American Public Health Association, American Water Works Association, & Water Environment Federation. (2023). Standard methods for the examination of water and wastewater (24th ed.). APHA Press.

Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1729:2020: Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural. Badan Standardisasi Nasional.

Badriyah, L., Hanif, M., & Putri, M. S. A. (2025). Pemanfaatan pasir silika, manganese greensand, dan karbon aktif sebagai bahan filter air telaga Desa Rancang Kencono Lamongan. Environmental Engineering Journal ITATS, 5(1), 12–23.

Castro-Jiménez, C. C., Grueso-Domínguez, M. C., Correa-Ochoa, M. A., Saldarriaga-Molina, J. C., & García, E. F. (2022). A coagulation process combined with a multi-stage filtration system for drinking water treatment: An alternative for small communities. Water, 14(20), 3256. https://doi.org/10.3390/w14203256

Çengel, Y. A., & Cimbala, J. M. (2021). Fluid mechanics: Fundamentals and applications (5th ed.). McGraw Hill.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Hibbeler, R. C. (2020). Structural analysis (10th ed., SI units). Pearson.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 55.

Medeiros, R. C., Fava, N. M. N., Freitas, B. L. S., Sabogal-Paz, L. P., Hoffmann, M. T., Davis, J., Fernández-Ibáñez, P., & Byrne, J. A. (2020). Drinking water treatment by multistage filtration on a household scale: Efficiency and challenges. Water Research, 178, 115816. https://doi.org/10.1016/j.watres.2020.115816

Razali, M. C., Wahab, N. A., Sunar, N., & Shamsudin, N. H. (2023). Existing filtration treatment on drinking water process and concerns issues. Membranes, 13(3), 285. https://doi.org/10.3390/membranes13030285

Riansyah, M. L., & Al Kholif, M. (2021). Pengaruh media filter manganese greensand, karbon aktif, pasir silika dan kerikil dalam menurunkan kadar mangan, kekeruhan dan bau pada air sumur. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 19(2), 24–30. https://doi.org/10.36456/waktu.v20i01.5151

Sphere Association. (2018). The Sphere handbook: Humanitarian charter and minimum standards in humanitarian response (4th ed.). Sphere Association.

World Health Organization. (2022). Guidelines for drinking-water quality: Fourth edition incorporating the first and second addenda. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Rancang Bangun Alat Penjernih Air Portable Berbasis Filtrasi Bertingkat untuk Kondisi Darurat Banjir Bandang Di Sumatera Barat. (2026). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(3), 309-317. https://doi.org/10.24036/6xt0k356