Uji Kecukupan Ukuran Sampel pada Analisis Faktor Eksploratori Indikator Walkability Berbasis Evakuasi Tsunami di Area Kampus

Authors

  • Zakia Azura Departemen Teknik Sipil FT UNP
  • Fitra Rifwan Departemen Teknik Sipil FT UNP

DOI:

https://doi.org/10.24036/6c41gm25

Keywords:

Walkability, Evakuasi Tsunami, Jalur Pejalan Kaki, Exploratory Faktor Analysis

Abstract

Jalur pejalan kaki di lingkungan kampus yang berada di kawasan rawan tsunami Kota Padang memiliki peran penting sebagai sarana evakuasi darurat, namun kesiapannya belum sepenuhnya diketahui. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor walkability yang mendukung kebutuhan berjalan kaki dalam kondisi evakuasi tsunami di area kampus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratori dengan metode Exploratory Factor Analysis (EFA). Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert yang disusun dari 25 indikator hasil sintesis Global Walkability Index (GWI) dan pedoman teknis Kementerian PUPR, kemudian disebarkan kepada pengguna jalur pejalan kaki di tiga kampus pada zona rawan tsunami, yaitu Universitas Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, dengan jumlah akhir 250 responden. Sebelum instrumen digunakan, dilakukan uji validitas isi dengan Aiken's V dan uji reliabilitas antar-penilai dengan Intraclass Correlation Coefficient (ICC), yang keduanya menunjukkan hasil memadai. Kecukupan data untuk analisis faktor diuji secara bertahap pada sepuluh ukuran sampel (n=50 hingga n=250) menggunakan uji Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) dan Bartlett’s Test of Sphericity. Hasil pengujian menunjukkan nilai KMO meningkat dari 0,803 pada n=50 menuju puncak 0,918 pada n=225, kemudian sedikit menurun hingga 0,896 pada n=250, dengan seluruh nilai signifikansi Bartlett’s Test di bawah 0,05. Nilai KMO akhir tetap berada jauh di atas ambang batas minimum kecukupan sampel, sehingga seluruh data yang terkumpul dinyatakan layak digunakan untuk tahap ekstraksi dan interpretasi faktor pada analisis selanjutnya.

References

Agenta, V., Mustika, V., & Rifwan, F. (2024). The sub-criteria for evacuation-based pedestrian route design parameters. *Jurnal Inovasi Vokasi dan Teknologi, 23*(3), 167–174.

Dharmawan, I., Siwi, S. H., & Priyomarsono, N. W. (2022). Pedestrian study on campus university (Case study: Universitas Tarumanagara at Campus I). *Education and Humanities Research, 655*, 283–289.

Dragovic, D., Krkljes, M., Slavkov, B., Aleksic, J., & Radakovic, A. (2023). A literature review of parameter-based models for walkability evaluation. *Applied Sciences*.

Fatona, G., Juwito, R. S., Pratimi, M., Pratama, A. Y., Sari, R., & Rosantika, P. M. (2025). Penataan pedestrian pada Kawasan Kampus 1, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. *Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3*(1), 167–181.

Hair, J. F., Jr., Black, W. C., & Babin, B. J. (2019). *Multivariate data analysis*.

Haryati, V., & Rifwan, F. (2025). Studi literatur: Perencanaan trotoar sebagai jalur evakuasi pejalan kaki berdasarkan amenities dan obstruction parameter di Universitas Negeri Padang. *Applied Science in Civil Engineering, 6*, 187–191.

Hijriyah, L., Alias, A., & Sahabuddin, M. F. M. (2025). Research gaps in walkability studies using the SLR approach. *IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1462*(1), 012031. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1462/1/012031

Ikayanti, P., Zulestari Z, A., & Hasriyanti, N. (2024). Pedestrian catchment area pada lingkungan kampus Politeknik Negeri Pontianak. *Jurnal Publikasi Ilmiah, 19*(1), 16–26.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). *Pedoman bidang lingkungan dan keselamatan jalan No. 07/P/BM/2023 tentang perencanaan teknis fasilitas pejalan kaki*.

Makinoshima, F., Imamura, F., & Oishi, Y. (2023). Tsunami evacuation processes based on human behaviour in past earthquakes and tsunamis: A literature review. *Progress in Disaster Science, 7*, 100113. https://doi.org/10.1016/j.pdisas.2020.100113

Rachmat, F., & Haryani. (2024). Evaluasi shelter dan jalur evakuasi berbasis geospasial pada kawasan rawan tsunami di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. *Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Civil and Planning Engineering, Bung Hatta University*.

Raharjo, E. P., Candrarahayu, A. M., Naufal, S., Surya, I. K., & Adidana, P. (2024). Optimizing tsunami evacuation routes in Padang City, Indonesia: A transportation infrastructure resilience approach. *International Journal of Transport Development and Integration, 8*(1), 149–158.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). *Pedoman perencanaan jalur evakuasi bencana alam tsunami (Pedoman No. 10/P/BM/2023).* Direktorat Jenderal Bina Marga.

Rifwan, F., & Riza, N. (2025). Studi literatur: Rancangan jalur pedestrian berbasis evakuasi berdasarkan parameter walking path, moda conflict, dan availability of walking path. *Applied Science in Civil Engineering, 6*, 192–195.

Rifwan, F., Yosritzal, Purnawan, & Yossyafra. (2023). Developing pedestrian evacuation path parameters based on the requirements of Indonesia National Agency of Disaster Management and the indicators of the Global Walkability Index. *IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1173*(1), 012047. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1173/1/012047

Shrestha, N. (2021). Factor analysis as a tool for survey analysis. *American Journal of Applied Mathematics and Statistics, 9*(1), 4–11. https://doi.org/10.12691/ajams-9-1-2

Wood, N., Peters, J., Kwok Fai, K. F., Yamazaki, Y., & Calvo, D. (2023). Modeling non-structural strategies to reduce pedestrian evacuation times for mitigating local tsunami threats in Guam. *International Journal of Disaster Risk Reduction, 95*, 103859. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2023.103859

Yadi, Y. H., Dewantari, N. M., & Fadilah, R. A. (2021). Perencanaan kontingensi titik kumpul dengan metode pengukuran jarak. *Jurnal Vokasi Sains dan Teknologi, 2*(2), 89–95.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Uji Kecukupan Ukuran Sampel pada Analisis Faktor Eksploratori Indikator Walkability Berbasis Evakuasi Tsunami di Area Kampus. (2026). Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 7(3), 380-388. https://doi.org/10.24036/6c41gm25